7 Kelebihan dan Kekurangan Pintu Geser

Untuk Anda yang sedang mempertimbangkan untuk memasang pintu geser, sebaiknya ketahui dulu plus minus dari pintu model geser ini. Kelebihan dan kekurangan pintu jenis ini, sebenarnya cukup banyak jika mau dibuat list.

Poin kelebihan dan kekurangan, nantinya bisa Anda jadikan pertimbangan ketika akan memilih dan mengaplikasikan pintu model geser ke dalam rumah Anda.

Pintu Jenis Geser sebagai Solusi Sempitnya Ruangan

Rumah minimalis biasanya memiliki ruangan-ruangan yang sempit sehingga membutuhkan penataan yang tepat agar terkesan luas. Nah, pintu dengan cara kerja digeser ini bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Anda tentu paham, pola pintu ini bisa menghemat space ruangan, dan hal ini sangat bermanfaat bagi Anda selaku pemilik rumah.

Kelebihan dan Kekurangannya

Seperti sudah disinggung di awal bahwa desain pintu geser juga punya nilai plus dan minusnya sendiri.

Langsung saja, di bawah ini kami ulas untuk Anda tentang beberapa kelebihan dan kekurangan pintu geser ketika dipakai di rumah minimalis Anda.

Kelebihan

Ada beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan ketika menggunakan pintu model geser, diantaranya:

1. Menghemat Ruang

Sifatnya yang dapat digeser ke samping membuatnya tak membutuhkan space yang banyak.

Bila Anda ingin menjadikan pintu geser sebagai pintu utama di rumah, pastikan memilih material yang dapat menunjang keamanan.

Selain menghemat space karena bukan model bukaan kedalam dan keluar, juga punya estetika sendiri sepertinya perlu dipertimbangkan. Materialnya beragam sehingga bisa dipilih yang terbaik sehingga mampu memberi kesan tersendiri untuk eksterior rumah.

2. Mengubah ruangan sempit menjadi terbuka luas

Model pintu geser memberikan kesan ruangan lebih luas, maka secara visual juga terlihat. Seperti tidak ada batasan antar ruang bahkan tidak membatasi sudut pandang Anda ketika ada di ruangan. Hal ini bisa dirasakan ketika dalam kondisi pintu tertutup atau terbuka.

3. Memaksimalkan akses beberapa ruangan sekaligus

Karena pintu ini dapat dibuka penuh, maka dapat menciptakan kesan ruangan Anda terasa luas. Selain itu, jika Anda memiliki ruangan yang dekat searah dengan pintu geser tersebut maka bisa sekaligus menjadi model bukaan yang unik.

4. Efisiensi Energi

Kelebihan dan kekurangan pintu geser dari sisi energi cukup efisien. Adanya pintu geser ini membuat semua orang mengefisiensikan energi.

Pintu geser dengan permukaan dari material kaca dapat menjadi sumber sirkulasi cahaya yang baik pada siang hari. Hal ini tentunya akan menghemat pengeluaran energi listrik dan biaya bulanan Anda.

5. Bisa diterapkan pada sekat ruang

Bila sekat menggunakan pintu geser yang dipadukan dengan kaca, maka ketika tirai dibuka, ruangan seolah tidak memiliki pembatas dan terasa lebih lapang. Dengan sistem geser, sekat tersebut juga tidak akan memakan banyak space ketika harus dibuka atau ditutup.

Kekurangan

Jika membahas kelebihan dan kekurangan pintu geser, maka tidak terlepas dari kebanyakan jenis pintu pada umumnya.

Namun begitu, ada beberapa poin kekurangan pintu geser yang perlu dijadikan catatab, diantaranya:

1. Pemasangannya butuh banyak peralatan

Menggunakan pintu jenis ini, berarti Anda harus siap dengan biaya yang lebih besar. Selain itu ada perawatan yang perlu diperhatikan, terutama kondisi jalur rel dan rodanya.

Hal ini penting agar pintu terhindar dari masalah, seperti macet atau sulitnya proses menggeser karena berkarat.

2. Memberi celah udara untuk masuk ke dalam ruangan.

Meski cocok ditempatkan pada ruang- ruang berukuran relatif sempit, seperti di kamar mandi, atau kamar tidur, namun harus juga dipertimbangkan hal lainnya. Yaitu celah udara.

Ketika ditutup, masih akan memberikan ruang terbuka di antara pintu dan dudukannya. Dudukan pintu ini membuat sejumlah kecil udara dapat keluar-masuk. Pintu ini tidak mampu memberikan penutup erat seperti halnya pintu konvensional.

Jenis Rel untuk Pintu

Penggunaan rel dan daun pintu pada pintu geser memang tidak bisa dipisahkan. Keduanya memiliki hubungan yang jika tidak ada salah satunya maka tidak akan bekerja.

Tanpa adanya rel, sistem kerja pintu geser tidak dapat berjalan dengan baik, bahkan sangat mungkin malah tidak berfungsi sama sekali. Apalagi jika rel pintu yang digunakan tidak tepat.

Hal ini selain dapat merusak daun pintu juga dapat membahayakan orang yang melintas di atasnya dikarenakan daun pintu bisa jatuh dan menimpanya sewaktu-waktu.

2 Jenis Rel Pintu Model Geser yang Ada di Pasaran

Di pasaran saat ini sudah banyak jenis rel pintu geser yang beredar. Masing-masing jenisnya memiliki sistem kerja, kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Nah, dengan mengetahui jenis rel yang tepat untuk pintu sistem geser diharapkan hal buruk yang kami singgung di atas tidak terjadi. Selain itu fungsi pintu sebagai pengaman rumah juga akan bisa bekerja dengan baik.

Berikut beberapa jenis rel pintu yang lumrah dipakai pada pintu model geser dengan kelebihannya masing-masing. Mana pilihanmu?

1. Rel pintu gotri (pelor)

Secara keseluruhan sistem kerja pintu geser sebetulnya sama. Perbedaannya terletak pada mekanisme kerjanya saja.

Bahan apa yang digunakan sebagai bantalan pintu saat digeser. Sesuai dengan namanya, rel pintu gotri menggunakan gotri atau pelor sebagai media bantalan daun pintunya.

Rel pintu jenis ini memiliki kelebihan utama yaitu pada sisi keekonomisannya. Harganya yang relatif murah sangat cocok untuk Anda yang memiliki kendala biaya untuk pemasangannya.

Yang harus diperhatikan adalah, apabila daun pintu yang Anda gunakan memiliki bobot yang cukup berat, kami sarankan untuk tidak menggunakan jenis rel pintu ini.

Beban berat yang diterima gotri bisa menyebabkannya hancur sehingga otomatis akan menggangu kinerja pintu geser selanjutnya.

Jadi, jika Anda ingin menggunakan rel pintu gotri sebagai pengganti engsel pintu, gunakan saja daun pintu yang memiliki bobot ringan. Dengan begitu pintu Anda akan relatif lebih aman dari potensi kerusakan.

2. Rel pintu roda

Jika rel pintu gotri menggunakan gotri sebagai media ‘seluncurnya’, maka pada jenis rel pintu yang kedua ini menggunakan roda sebagai mekanisme geraknya. Roda yang digunakan biasanya terbuat dari bahan plastik nilon dan besi yang kuat menahan beban berat.

Material ini dikenal cukup kuat dan awet sehingga Anda tidak perlu khawatir roda dan pintunya akan cepat rusak.

Penggunaan rel pintu jenis ini biasanya dipakai pada daun pintu rumah yang hanya memiliki satu daun pintu maupun pada pintu yang memiliki lebih dari satu daun pintu.

Saat ini penggunaan pintu rel roda juag sudah merambah ke sektor lain. Contohnya seperti pada garasi dan toko, perbedaannya terletak pada besaran rodanya saja.

Pada rel garasi dan toko ukurannya jauh lebih besar dibandingkan rel pada pintu geser rumah. Ini karena folding gate tergolong berat dan jika menggunakan roda kecil akan cepat rusak.

Nah, pada dasarnya penggunaan pintu geser sudah sangat populer sudah sejak lama. Popularitas jenis pintu geser juga demikian mengingat semakin banyaknya kebutuhan industri rumah dan konstruksi.

Anda bisa menerapkan pemasangan pintu geser untuk berbagai keperluan desain pintu. Soal jenis rel yang akan Anda gunakan bisa diatur sesuai dengan kebutuhan dan budget.

Kami kira demikianlah pembahasan singkat mengenai kelebihan dan kekurangan pintu geser dan beberapa jenis rel pintunya. Semoga bermanfaat (am) (ls). Editor RN, ND.

Lutfi N

Menulis seputar property sejak tanggal 7 Agustus 2016. Hobby menulis dan membaca. Bacaan seputar konsep hunian. Topik yang disukai adalah topik yang mengedepankan kenyamanan tempat tinggal.

All Post | Website

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *